Ruang Lingkup Manajemen Karyawan

Ruang Lingkup Manajemen Karyawan

Manajemen karyawan memiliki ruang lingkup yang cukup luas. Keluasan ruang lingkup manajemen inilah yang membuat pihak manajemen harus menyiapkan tenaga kerja khusus untuk mengelola sumber daya manusia dengan baik. Keterkaitan sumber daya manusia yang berkualitas dengan peluang keuntungan perusahaan yang cukup besar tentu saja sangat berkaitan erat. Keterkaitan inilah yang membuat perusahaan harus menempatkan karyawan yang tepat untuk mengatur semua urusan karyawan dengan pengetahuan yang baik dan juga keterampilan yang cukup mumpuni. Karyawan yang menjadi salah satu aset perusahaan yang juga sangat berharga ini tentu saja harus diatur dengan baik.

Salah satu ruang lingkup Manajemen karyawan adalah membuat perencanaan jumlah karyawan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Jumlah karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan ini tentu saja akan meningkatkan produktiviitas perusahaan. Ketika perusahaan memiliki jumlah karyawan yang sesuai serta kualifikasi yang sesuai maka perusahaan akan memiliki produktivitas yang semakin membaik. Salah satunya adalah diwujudkan dengan payroll sistem yang jelas untuk masing-masing divisi dan masing-masing karyawan. Sistem penggajian karyawan ini tentu saja sangat menentukan bagaimana sebuah perusahaan akan menggaji karyawannya dengan bayaran yang sepadan dengan prestasi yang diberikan karyawan kepada perusahaan. Pihak manajemen yang sudah menetapkan jumlah sumber daya manusia dalam sebuah organisasi ini tentu saja tidak akan kesulitan untuk menentukan sistem pembayaran gajinya.

Ruang Lingkup Manajemen Karyawan
Ruang Lingkup Manajemen Karyawan

Manajemen karyawan juga berkaitan erat dengan proses analisis pekerjaan dan juga kualifikasi dari karyawan yang akan menempati posisi-posisi strategis dalam sebuah perusahaan. Pekerjaan yang dilakukan dengan baik oleh karyawan yang tepat tentu saja akan membuat peluang keuntungan perusahaan akan semakin meningkat. Hal ini berkaitan dengan sistem perhitungan pph 21 yang ditetapkan oleh pemerintah. Penetapan pph 21 ini bukan hanya berkaitan dengan pajak karyawan saja, namun berkaitan erat juga dengan pajak perusahaan yang wajib dibayarkan kepada negara. Penghitungan pajak yang dilakukan dengan benar maka akan membuat jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan kepada negara mmeiliki jumlah yang tepat.

Manajemen karyawan yang juga berkaitan erat dengan proses penyeleksian karyawan yang akan menduduki sebuah jabatan yang sudah ditentukan. Proses pemilihan karyawan-karyawan yang tepat untuk menduduki sebuah posisi strategis dalam perusahaan ini tentu saja harus dilakukan dengan hati-hati. Proses seleksi calon karyawan ini tentu saja sangat menentukan kualitas dari orang-orang yang menempati posisi-posisi penting dalam sebuah perusahaan. Sistem pajak indonesia ini memiliki banyak hal yang harus diperhitungkan. Proses seleksi karyawan yang dilakukan dengan lebih teliti tentu saja akan menentukan sebera efektif sebuah perusahaan ini akan berjalan. Hal inilah yang membuat proses pemilihan karyawan yang akan menduduki sebuah posisi penting dalam perusahaan harus dilakukan dengan benar.