Dua sektor instansi ini paling sering mendapatkan serangan DDoS dan Ransomware

Dua sektor instansi ini paling sering mendapatkan serangan DDoS dan Ransomware Serangan siber yang beranma distributed denial of service atau biasa dikenal juga Software Vape Inventori dengan DDoS menjadi salah satu ancaman utama bagi para industri yang bergera di sekotr telekmonukasi dan juga informatika (TIK), menurut laporan dari Verisign Security Servies, perusahaan layanan kemamanan komupter yang berasa dari Virginia Amerika serikta industri berbasis TIK atau juga Cloud merepresentasikan 52 % dari aktivitas serangan DDoS tersebut, kedua sector tersebut menjadi target empuk dan target yang paling banyak di serang oleh para pelaku kejahatan siber yang menggunakan DDos ini selama kurang lebih sebelas kuartal berturut turut.

Sementara itu yang menduduki posisi nomor dua diserang oleh DDoS yakni di tempati oleh sekotr keungan yang merepresintasikan 31 % dari serangan ini, Verisign sendiri menyebutkan bahwa baik DDoS maupun Ransomware dapat merusakan ketika digunakan secara terpisah untuk melumpuhkan jaringan dari suatu organisasi atau perusahaan, namun perlu kita ketahui bahwa para penjahat siber sekarang sudah lebih canggih dan lebih pintar, banyak dari mereka yang menggabungkan serangan DDoS dan Ransomware ini untuk menciptakan dampat yang sangat tempat wisata besar bagi perusahaan atau instansi yang sedang mereka serang, seperti yang diketahui orang umum serangan ini ujung ujungnya akan berujung pada permintaan uang tebusan dan jika tidak di bayar serangan akan lebih brutal hingga benar benar merusak sekaligus melumpuhkan seluruh jaringan yang sedang di serang.

Hal ini tentunya menjadi sebuah mimpi buruk bagi para divisi kemanan jaringan terutama mereka yang menjaga jaringan di sebuah perusahan yang sangat besar, maka dari itu tidak sedikit yang juga menggunakan instansi lain yang sudah sangat berkompeten untuk membantu menjaga kemanan jaringanya hingga berlapis lapis agar serangan DDoS ataupun Ransomware ini tidak terjadi di perusahaan mereka, perlu kita ketahaui juga bahwa serangan DDoS ini adalah sebuah usaha untuk membeuat komputer atau komputer server tidak bisa berjalan atau bekerja dengan maksimal, sehingga ketika serangan ini di lancarkan akan terasa dampak seperti sulit untuk mengakses bahkan bisa dibuat hingga benar benar tidak bisa di akses, yang dimana tentunya hal ini akan membuat aktifitas perusahaan tersebut menjadi sangat terganggu.