Struktur Teks Anekdot Dalam Proposal Peternakan

Struktur Teks Anekdot Dalam Proposal Peternakan – Struktur teks anekdot diperlukan untuk pembuatan kalimat agar teksnya dapat menjadi lebih baik dan bagus. Struktur tersebut dapat anda temui dalam proposal peternakan ini. Pakan sapi perah adalah bahan-bahan yang dapat diberikan kepada sapi perah , dapat dicerna sebagian atau seluruhnya dan tanpa mengganggu kesehatan, dengan tujuan untuk kelangsungan hidupnya secara normal dan diharapkan dapat mengoptimalkan produksi (Restu, 2012). Pakan merupakan salah satu faktor penting dalam usaha peternakan sapi perah. Jenis pakan yang diberikan akan mempengaruhi produksi susu (Muhammad, 2012). Hijauan pakan ternak merupakan bahan pakan yang tebal dan kasar, kandungan air dapat mencapai 70 – 80% dan sisanya adalah bahan kasar.

Struktur Teks Anekdot Dalam Proposal Peternakan

Dalam proposal peternakan ini memang terdapat struktur teks anekdot yang telah disusun dengan rapi. Hijauan ini berasal dari bangsa rumput lapangan atau rumput lainnya seperti kacang-kacangan dan tumbuhan lain (Prasetya, 2012). Pakan harus mampu memenuhi kebutuhan bagi ternak. Syarat yang harus dipenuhi dalam rangka memenuhi kebutuhan pakan sapi perah antara lain tersedia secara kontinyu, disukai ternak, harga terjangkau dan berkualitas (Ako, 2013). Pakan hijauan yang akan diberikan pada sapi perah sebaiknya diberikan dalam bentuk cacahan panjang 10 cm, ini akan lebih disenangi.

Pakan konsentrat adalah pakan sapi perah selain hijauan yang mempunyai komponen nutrisi berserat rendah, mudah dicerna, mengandung pati, dan protein kasar yang tinggi, sehingga kandungan nutrisinya lebih tinggi dibandingkan hijauan. Pakan konsentrat merupakan pakan yang digunakan sebagai penyeimbang pakan hijauan (Suherman, 2005). Kualitas bahan pakan konsentrat pada umumnya lebih baik dibandingkan dengan bahan pakan hijauan, tetapi kualitasnya sangat variatif tergantung pada jenis bahan baku, musim dan tempat asal konsentrat tersebut. Struktur teks anekdot ini memang sengaja saya sisipkan dalam proposal ini.

Kualitas konsentrat yang tinggi memiliki nilai total digestible nutrient (TDN) lebih dari 75% dan protein kasar (PK) lebih dari 16% (Ako, 2013). Tingginya pemberian pakan konsentrat menyebabkan peningkatan konsumsi dan daya cerna (Prasetya, 2012). Konsentrat dibagi menjadi dua yaitu konsentrat sumber energi dan konsentrat sumber protein. Konsentrat sumber energi adalah konsentrat dengan kandungan PK kurang dari 20% dan kandungan serat kasar (SK) kurang dari 18%. Bahan pakan kelompok ini antara lain dedak padi, onggok ketela pohon, polar dan jagung. Inilah penjelasan tentang struktur teks anekdot dalam proposal peternakan. Terima kasih.