8 Tips Berkendara Pada Saat Musim Hujan Dan Banjir

Beberapa wilayah di Indonesia sedang mengalami hujan deras. Tidak diragukan, berbagai masalah muncul dari kemacetan, pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir.
Menurut Laurentius Iwan Pranoto, Kepala Perlindungan Komunikasi & Acara Astra, untuk memastikan musim hujan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari, pastikan kesehatan Anda berada di posisi teratas. Tidak ada pengecualian yang memeriksa kendaraan Anda.
“Jangan lupa perhatikan keadaan mesin mobil dan sistem kelistrikan serta peralatan pendukung lainnya seperti jack, pengaman segitiga, dan kotak pertolongan pertama saat mengemudi,” kata Iwan, Selasa (6/2/2018).
Iwan juga menyediakan 8 trik untuk mobilitas bagi Anda untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut aman bahkan di musim hujan, yaitu:

1. Pertahankan kecepatan sesuai dengan situasi
Berkendara dengan jarak pandang dan lingkungan yang sesuai, lihat apakah ada genangan atau tidak, serta kondisi lapangan lainnya.

2. Selalu gunakan putaran mesin rendah
Jika mengendarai mobil dengan mesin bensin, simpan mesin pada 2.500 rpm. Tetapi ketika mengendarai mobil dengan mesin diesel, pastikan mesin berputar pada 1.800 rpm.
Diperlukan agar mobil Anda tidak tergelincir sehingga roda tariknya optimal.

3. Hidupkan siang hari
Gunakan siang hari (lampu kecil). Seringkali pengemudi mobil menggunakan bahaya ringan saat hujan. Ini SALAH. Karena bahaya cahaya dapat mengganggu pandangan pengemudi lainnya.

4. Perhatikan jarak rem
Saat hujan, proses pengereman membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering. Anda harus mengatur jarak rem lebih jauh dari biasanya.

5. Hindari kecepatan tinggi di genangan air tipis
Mengingat mobil ini melalui genangan air tipis, ban tidak dapat mengikat jalan dengan benar sehingga memiliki potensi untuk mengalami aquaplaning atau drifting. Akibatnya, mobil Anda tidak stabil saat mengemudi.

6. Hindari genangan pada knalpot yang tinggi
Loping yang tinggi dapat menyebabkan mobil merusak dan merusak mesin. Anda tidak dapat mematahkan air mata yang tinggi belum lagi banjir.

7. Jangan menyalakan mesin jika terjebak dalam banjir
Jangan pernah menyalakan mesin mobil yang telah mengalami stagnasi atau banjir, karena takut menyebabkan lebih banyak kerusakan.

8. Hati-hati
Bagi mereka yang tinggal di daerah yang terkena banjir atau tanah longsor, Anda harus berhati-hati! Pastikan mobil Anda dan diasuransikan. Periksa polis asuransi Anda apakah ada kelanjutan garansi untuk risiko badai, badai, banjir & tanah longsor atau tidak.
Jika tidak, hubungi penyedia asuransi Anda segera. Ingatlah untuk menyimpan nomor telepon penting untuk bantuan darurat di jalan.