Lisensi Pilot dari Sekolah Penerbangan

Untuk menjadi seorang pilot, kalian harus memiliki lisensi pilot. Cara mendapatkannya juga tak mudah, kalian harus lulus sekolah penerbangan dahulu. Oleh karena itu, mau tidak mau kalian yang ingin menjadi pilot harus berusaha masuk sekolah atau kursus di bidang penerbangan. Meski ada banyak pilihan, khususnya di Indonesia, faktanya hal ini tak semudah yang dibayangkan.

Beberapa Lisesnsi Pilot

Lisensi pilot dibedakan menjadi beberapa macam. Kesemuanya bisa didapatkan jika kalian lulus dari instansi sekolah pilot.

  1. Private Pilot License (PPL)

Ini merupakan lisensi bagi siswa yang sudah memperoleh jam terbang minimal 40 jam. Masing-masing negara mematok standar jam terbang yang berbeda dalam hal ini. Dengan lisensi ini, mereka boleh menerbangkan pesawat untuk bisnis pribadi atau rekreasi, namun hanya pada siang hari. Mereka pun belum bisa dipekerjakan oleh maskapai penerbangan untuk mendapat bayaran.

  1. Commercial Pilot License (CPL)

Jika sudah mendapat lisensi CPL dari sekolah penerbangan, kalian boleh menerbangkan pesawat komersial serta membawa penumpang. Lebih lanjut, kalian sudah bisa bekerja di maskapai penerbangan dan digaji tinggi. Akan tetapi, jarak tempuh dan jam terbang masih dibatasi dan hanya boleh bekerja pada siang hari.

  1. Instrument Rating (IR)

Pilot profesional harus mengantongi lisensi ini dari instansi sekolah penerbangan agar bisa menerbangkan pesawat di malam hari, jarak tempuh jauh, bahkan pada kondisi yang kurang bagus. Akan tetapi, levelnya masih di bawah Instrument Flight Rules dan Visual Flight Rules.

Salah satu sekolah paling bagus di Indonesia adalah Eagle Air Indonesia. Di sekolah penerbangan ini, ada 2 macam pelajaran praktek. Pertama adalah Commercial Pilot License (CPL) – Multi Engine (ME) – Instrument Rating (IR) dengan total jam terbang 150 jam. Untuk durasi pelatihannya yaitu 10 hingga 12 bulan. Kedua adalah Commercial Pilot License (CPL) – Single Engine (SE) – Instrument Rating (IR). Meski jam terbangnya sama yaitu 150 jam, namun durasi pelatihannya lebih cepat yakni 9 bulan saja.