Ini Dia Perbedaan Antara Stres Baik Dan Stres Buruk

Berbicara mengenai tekanan, kita tak jarang hanya memikirkan semua implikasi negatif yg sudah terjadi. Namun, tekanan tak semuanya buruk, Kalian tahu.
Ada tekanan yg baik, yg mengangkat makna bagi kehidupan kita. Bayangkan, misalnya, nasib tanpa tekanan, itu tentu datar serta membosankan.

Salah satu penyebab stres merupakan pekerjaan. Pikiran, tubuh, serta kehidupan kita umumnya didesain untuk melakukan berbagai pekerjaan alias tingkat aktivitas untuk memberi makna serta mencapai tujuan. Demikian juga, Lou Macabasco, akuntan publik bersertifikat serta pendiri Layanan Konsultan MPM di website web Lifehack, menulis.
Jadi, bagaimana membedakan antara tekanan yg baik (tekanan positif) serta tekanan kurang baik (tekanan negatif)?
Stres positif, juga disebut eustress, tak jarang dirasakan saat kita menghadapi situasi yg menantang serta mampu. Tantangan ini terkadang memberi kita tanggung jawab, antusiasme, serta kegembiraan.
Contoh eustress, juga dikenal sebagai stres yg sehat, umpama saat kita menjalankan proyek baru, memperoleh promosi, alias saat berhadapan dengan persaingan. Tekanan di kawasan ini sebetulnya mengangkat motivasi, semangat kemenangan serta kesuksesan.

Tekanan kurang baik (negatif)
Tidak diragukan lagi, tekanan negatif merupakan yg paling terkenal di antara tak sedikit orang. Tekanan ini menyebabkan implikasi semacam kecemasan, kelelahan, depresi, ketidakbahagiaan, serta penyakit mental lainnya.
Contoh tekanan kurang baik merupakan saat kita bekerja pada tak sedikit proyek serta tanggung jawab melampaui batas kemampuan. Atau saat kita tak lagi mempunyai waktu untuk bersantai serta bahkan lumayan tidur.
Tekanan kurang baik juga dapat terjadi saat kita tak mempunyai kekerabatan yg baik dengan orang-orang di lingkungan.
Tidak jarang, orang-orang yg menderita stres dengan cara emosional, mental serta fisik.
Karakteristik orang-orang yg menderita stres kurang baik biasanya mengeluh mengenai kehidupan. Mereka merasa semacam mereka yg paling menderita. Harga diri yg rendah membuatnya susah untuk dicapai.
Stres kurang baik juga merupakan pembunuh sadis dari potensi kesuksesan seseorang. Seseorang yg mengalami stres yg buruk, diinginkan menolong dia sendiri, alias segera mencari bantuan dari orang-orang lain.