Cara membersihkan karpet dengan detergen

Karpet bisa menjadi pelengkap keindahan lokasi tinggal dengan menambahkan warna, pola, dan tekstur. Pembersihan dengan teknik vakum biasa dapat dilaksanakan untuk mencuci kotoran dan pasir yang bisa merusak serat karpet.

Image result for tips karpet
Tapi karpet pun perlu dimurnikan secara teratur supaya tetap tampak bersih. Jika kita secara tidak sengaja menumpahkan kopi di karpet berwarna favorit Anda atau tanda krayon dari buah pena anak kita atau barangkali sekadar penumpukan debu dan kotoran sehari-hari, kita tentunya mesti lebih sering menyediakan waktu guna membersikan pun merawat karpet Anda.

Related image
Rencanakan guna selalu membasuh karpet masing-masing 12 hingga 18 bulan. Jika kita mempunyai karpet tebal, kita dapat mencuci karpet kita dua atau tiga kali dalam setahun. Jangan lupa pun untuk selalu mengekor panduan pembersihan guna  karpet.

Related image
Membersihkan Karpet Dengan Detergen
•    Ambil dua botol semprotan kosong, kemudian isi dengan air dingin. Di sisi lain, campurkan 1/4 sendok teh cairan pencuci piring dan 1 gelas air hangat.
•    Semprotkan larutan deterjen itu ke kain penyerap (jangan tuangkan langsung pada karpet, sebab karpet bakal menjadi terlampau basah) dan oleskan perlahan tentunya tidak boleh digosok. Di lokasi yang terpapar noda. Saat noda melarut, bersihkan dengan lap bersih. Terus terapkan teknik ini dan belai perlahan hingga noda hilang.
•    Semprotkan kain beda dengan air dingin dan pakai untuk membilas larutan deterjen dari karpet, lantas bersihkan lagi dengan lap kering.
•    Tumpukan tidak sedikit handuk tipis di lokasi tersebut dan letakkan panci tebal di atasnya. Diamkan sekitar semalaman, handuk bakal menyerap saldo noda di dalam karpet. Di pagi hari, bersihkan serat dengan jari kita dan biarkan kering.
•    Jika noda tetap ada, usahakanlah pembersiham yang lebih tepat menurut noda yang sedang kita hadapi.