Belajar Bahasa Inggris

Ujian Academic IELTS dan General IELTS, Perbedaannya?

Academic IELTS  – IELTS akademik merupakan tipe IELTS yg tak jarang disetujui oleh para pecinta studi di luar negeri. Selain IELTS akademik, ada juga tipe IELTS lainnya, IELTS umum. Meskipun keduanya dipegang oleh IELTS, istilahnya sangat berbeda. Tes akademik IELTS dipakai bagi mereka yg ingin melanjutkan studi di universitas asing. Sementara itu, untuk IELTS umumnya dipakai untuk mereka yg ingin bekerja alias hanya magang di luar negeri. Karena perbedaan dalam pengaturan ini, terperinci bahwa tes berbeda. Berikut merupakan perbedaan dalam ujian IELTS dan IELTS umum:

Ujian Mendengar dan Berbicara
Secara umum, untuk mendengar dan berkata mengenai pengalaman akademik IELTS dan IELTS umum, tak ada perbedaan yg signifikan. Keduanya akan menguji performa Kalian untuk berkata bahasa Inggris melewati pertanyaan dan jawaban dan diskusi. Biasanya, Kalian diminta untuk menceritakan mengenai diri Kalian dan pengalaman organisasi Anda, sehingga penguji menunjukkan pertanyaan terkait dengan cerita Anda. Selain itu, Kalian juga akan diminta untuk mendiskusikan topik tertentu dan berdebat dengan penguji. Tidak hanya kelancaran berbahasa Inggris, dalam tes ini Kalian juga akan diuji kemampuannya untuk mengeksplorasi masalah.

# Membaca ujian
Untuk tahap pembacaan IELTS, ada dua perbedaan mencolok antara IELTS akademis dan umum, yaitu kerumitan menyimak dan tingkat kesulitan dan pemahaman pertanyaan.
• Modul yg disediakan untuk akademisi lebih panjang dan lebih kompleks daripada modul IELTS umum.
• Pertanyaan menyimak dan akademik lebih susah daripada IELTS umum. Pembacaan IELTS dan pertanyaan umum lebih pendek dan lebih mudah dipahami.

Tes # Menulis
Dalam IELTS akademik, tes tulis akan menampilkan grafik yg wajib dibaca dan dijelaskan oleh peserta tes. Dengan kata lain, penilaian tak hanya berfokus pada kelancaran berbahasa Inggris, melainkan juga performa untuk menganalisis grafik alias tabel dengan cara mendalam. Sementara itu, pada umumnya alias IELTS umum, ujian menulis merupakan untuk menggambarkan momen alias topik yg tak jauh dari kehidupan sehari-hari.

Dari perbedaan di atas, apabila Kalian tetap bimbang wajib mengikuti tes IELTS yg sebab tak tentu akan dipakai untuk belajar alias bekerja, lebih baik mengambil tes IELTS akademik. Kenapa? Karena, pada umumnya, orang-orang yg mengikuti ujian IELTS akademik juga bisa mengikuti ujian IELTS umum. Sebaliknya, orang-orang yg mengikuti IELTS umum, biasanya mengalami tak sedikit kesulitan dikala mengerjakan persoalan yg ditunjukkan pada ujian IELTS akademik. Ini berarti bahwa begitu Kalian sudah menentukan set skor tes IELTS yg tepat, Kalian tentu bisa mempunyai skor tinggi, baik dalam tes IELTS akademik maupun umum.

Apa Sih IELTS Speaking Test Itu?

Tes ielts speaking merupakan salah satu ujian yang akan diberikan kepada anda untuk memenuhi semua persyaratan dari tes ielts. Bagian speaking dari tes ielts merupakan bagian yang dapat membuat setiap peserta ujian merasa cemas dan takut gagal. Bagaimana tidak, karena pada bagian speaking inilah anda sebagai peserta akan berhadapan langsung dan berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan penguji tes atau pun panitia. Sehingga akan membuat anda membutuhkan waktu yang lebih cepat dan tanggap untuk merespon serta berpikir lebih tajam, agar anda dapat menjawab dengan benar dan tepat.

Untuk bisa menjawab berbagai pertanyaan dari panitia, tentu saja anda membutuhkan ielts speaking tips agar mampu memberikan jawaban yang logis secara singkat. Ielts speaking tips ini juga bertujuan untuk menambah wawasan berpikir anda sehingga lebih produktif dan berpikir kritis.
Selain ielts speaking tips, ada hal yang lebih penting lagi untuk anda ketahui mengenai ujian ielts speaking. Yaitu bagian bagian yang berada pada speaking itu sendiri. Berikut pembahasannya :

Bagian Struktur
Speaking di ielts sendiri pada dasarnya hanya terdiri atas 11 sampai 14 bagian saja. Meskipun terbilang pendek, namun speaking merupakan bagian yang paling banyak menyebabkan orang orang gagal saat mengikuti tes ielts. Maka ielts speaking tips harus betul betul anda pahami dan anda terapkan sebelum mengikuti tes.

Bagian Speaking
Speaking test memiliki tiga bagian penting yang akan anda lewati. Di antaranya :

1.    Introduction and Interview (4 s/d 5 menit)
Pada bagian ini panitia akan meminta anda untuk memperkenalkan diri serta menanyakan beberapa pertanyaan sederhana seperti hobi, pekerjaan, juga keluarga. Berhubung ini adalah sesi perkenalan, sebaiknya anda melakukannya dengan santai dan suasana yang nyaman. Hal ini bertujuan agar anda dapat lebih cepat menyesuaikan diri untuk memasuki tahap pertanyaan berikutnya.

2.    Individual Long Turn (3 s/d 4 menit)
Pada bagian ini, anda akan diberikan kartu atau pun kertas berisi topik yang akan dijadikan bahan diskusi. Setelah anda menerima kartu, selanjutnya anda akan diberikan waktu sekitar 1 menit untuk menuliskan jawaban singkat yang akan anda sampaikan dengan cara oral ke depannya. Anda akan diberikan waktu sekitar 1 hingga 2 menit untuk membahas topik yang anda terima. Terakhir penguji akan menanyakan 1 sampai 2 pertanyaan berdasarkan jawaban yang anda berikan. Pada kondisi seperti ini, ielts speaking tips seperti mencari topik baru dalam bahasa Inggris akan sangat membantu anda.

3.    Two Way Discussion (4 s/d 5 menit)
Bagian ketiga dari speaking ialah Two-way Discussion, dimana anda akan diminta oleh penguji untuk membahas dan menyampaikan topik yang sama seperti pada bagian sebelumnya. Bedanya ialah, pada bagian ini anda akan lebih lebih aktif berdiskusi dengan penguji dibandingkan membahasnya sendiri. Pada bagian ini pula topik yang anda bahas dapat berkembang lebih luas dari yang anda bayangkan.

Tips-tips Efektif Belajar Tes IELTS General

Susahkah belajar tes ielts general? Tidak ada yang sulit selama anda punya niat dan kemauan menjalankannya. Kali ini kita akan mengenali beberapa tips efektif supaya proses belajar tes lancar apalagi hasilnya.

Memahami Pertanyaan-pertanyaan Dasar
Dibagi dalam beberapa jenis dari reading, writing, speaking, dan listening. Setiap jenis itu harus anda pahami dasar-dasarnya. Memang tak semuanya dapat anda kuasai benar. Tapi ada prioritas yang akan anda dalami sehingga nanti dapat dimaksimalkan selama mengerjakan tes ielts general.

Memperbarui Kosakata
Belajar tes bukan hanya dari contoh soal yang anda jumpai. Justru anda mesti memperluas wawasan dan referensi. Tes ielts general bertujuan untuk mengukur sampai di mana kemampuan anda dalam berbahasa Inggris dari empat elemen tadi. Dan itu akan semakin maksimal jika anda terus memperbarui kosakata. Apa yang anda temukan saat membaca, menonton film, atau mendengarkan sebuah kata baru harus diingat. Bukan perkara memperkirakan apa saja kata-kata yang akan keluar di soal nanti. Karena urusan memperbarui kosakata adalah metode belajar alami yang hanya bisa dilakukan oleh anda sendiri. Toh, sekarang ini makin mudah menemukan referensi memperbanyak kosakata khususnya dari sumber seperti internet. Gunakanlah secara tepat dan yakinlah bahwa anda setiap hari dapat menemukan dan menghapal kosakata baru.

Belajar dari Simulasi Online
Tidak ada yang sulit menemukan contoh ielts general. Salah satunya dari rujukan simulasi online. Simulasi tes ini tersedia banyak namun anda mestinya menggunakan yang paling direkomendasikan. Keuntungan belajar dari simulasi online ialah banyak kemiripan secara standar dengan tes yang asli. Bahkan anda dapat menggunakan model simulasi yang menerapkan durasi waktu sebagaimana ujian aslinya. Hal itu akan membantu anda mengukur sampai berapa jawaban yang bisa anda hasilkan dari durasi tertentu dan apakah persentasenya memuaskan. Tutorial dari video pun akan banyak membantu. Namun sangat disarankan untuk melatih diri anda dengan menulis langsung sebagaimana model tes asli yang akan anda hadapi.

Mengulang
Makin terasa mudah anda mengerjakan contoh soal berarti bagus. Tapi tidak dilewatkan begitu saja. Anda mesti mengulangi lagi dalam berbagai kondisi yang berbeda. Hal ini untuk memastikan apakah anda memang benar-benar sudah paham. Tapi hindari metode yang sekadar menghapal pertanyaan dan jawaban. Itu tidak akan banyak berguna. Yang anda harus hapalkan mungkin dari jenis dan pola pertanyaan dan jawaban seperti apa yang mesti anda tuliskan dalam tes ielts general.

Meningkatkan Level Kesulitan
Jangan merasa sudah bisa dari model simulasi yang sukses anda kerjakan. Justru kalau anda merasa semakin mudah mengerjakan soal tes anda harus waspada. Jangan-jangan model soalnya memang terlalu mudah. Sedangkan anda sendiri belum tahu wujud dari soal asli yang akan anda hadapi. Oleh karena itu, teruslah meningkatkan level dalam latihan mengerjakan semua jenis soal IELTS.

Perbedaan Tujuan Academic IELTS dan General Academic

Academic IELTS merupakan bagian dari tes IELTS yang mempunyai banyak peminat. Hal ini tak mengherankan, sebab banyak universitas dan perusahaan asing yang menjadikan skor IELTS sebagai syarat jika ingin mencalonkan diri sebagai mahasiswa atau calon pegawai. Namun, apa yang dimaksud dengan IELTS tersebut? Dan, apa perbedaan academic IELTS dengan general IELTS. Nah, buat Anda yang penasaran, sebelum mengikuti tes ini, sebaiknya ketahui lebih dalam tentang academic IELTS. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

# Apa Itu IELTS?
Secara garis besar, IELTS merupakan tes yang digunakan untuk melihat seberapa jauh kemampuan seseorang dalam pemahaman sekaligus kefasihan dalam berbahasa Inggris. Pada umumnya, tes yang diujikan terdiri atas empat kemampuan berbahasa, yaitu writing, reading, listening, dan speaking. Masing-masing kemampuan ini diuji langsung oleh seorang penguji.

Perlu diketahui, setiap lingkungan pada umumnya menggunakan tipe bahasa yang berbeda. Sebagai contoh, lingkungan bisnis pastinya mempunyai tipe bahasa yang berbeda dengan lingkungan pendidikan formal. Begitu juga dengan lingkungan sehari-hari yang tipe bahasanya berbeda dengan lingkungan pendidikan. Perbedaan ini tidak hanya pada aksennya, namun juga tata bahasa dan juga pemilihan kosakata yang digunakan. Oleh karena itu, dalam tes IELTS, ada dua pengelompokkan tes, yaitu Academic IELTS dan General IELTS.

# Perbedaan Tujuan Academic IELTS dan General IELTS
Meskipun sama-sama menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang, antara Academic IELTS dan General IELTS mempunyai tujuan yang berbeda. Pemahaman tentang tujuan dari masing-masing tes tersebut, sudah pasti akan berpengaruh terhadap persiapan tes yang harus dilakukan. Nah, berikut ini perbedaan tujuan antara keduanya:

1.    IELTS Akademik
Tes IELTS yang satu ini biasanya digunakan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan belajar mengajar. Baik S1 (Bachelor), S2 (Postgraduate), maupun master, pada umumnya menjadikan skor tes ini sebagai syarat untuk mendaftarkan diri. Bahkan, beberapa lembaga tinggi dan tempat kursus singkat di luar negeri juga sudah mewajibkan skor IELTS akademik sebagai kelengkapan administrasi saat mendaftar. Biasanya, skor yang diminta antara 5,5 hingga 6,5, bahkan ada juga yang 7, tergantung dari institusi yang dipilih.

2.    IELTS Umum
Tes IELTS yang ini biasanya digunakan bagi mereka yang ingin melakukan aktivitas non akademik di luar negeri, seperti bekerja, berinteraksi, atau mengikuti training singkat. Bahkan, mereka yang ingin mengurus keimigrasian ke luar negeri, seperti Kanada, Inggris, Australia, dan New Zealand, tes General IELTS menjadi salah satu kelengkapan syarat administrasi.

Dari perbedaan tujuan antara kedua tes IELTS tersebut, pastinya sekarang Anda tidak perlu bingung lagi menentukan tes apa yang harus dijalani, bukan? Pastikan Anda tidak salah memilih!

IELTS Reading Tips: Tips-Tips Menghadapi Tes IELTS

IELTS Reading Tips – Tes IELTS memang cukup bergengsi. Lolos dengan skore tinggi untuk tes ini, bisa menjadi tolok ukur seberapa tinggi pemahaman seseorang tersebut terhadap bahasa Inggris. Tak heran jika tes ini menjadi andalan bagi siapa saja yang ingin melanjutkan kuliah atau bekerja di luar negeri. Karena sebagai tolok ukur, pastinya tidak mudah untuk mendapatkan skor tinggi dalam tes ini. Namun, jangan khawatir. Dengan tips-tips berikut ini, Anda akan bisa menjawab pertanyaan pada tes IELTS dengan mudah. Simak satu per satu IELTS Reading Tips ini, yuk!

1. Mencari Buku Bahan Ujian
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari sumber buku yang berisi contoh soal-soal IELTS. Anda bisa mendapatkannya di toko buku. Atau, jika Anda mendapatkannya dari internet, cetak terlebih dahulu soal-soal tersebut dan buatlah menjadi lembarang soal. Sehingga, Anda bisa menguji diri sendiri layaknya sedang mengikuti tes yang sebenarnya. Jangan lupa juga mendapatkan tentang IELTS Reading Tips.

2. Menguji Diri Sendiri
Saat belajar, lakukan seperti Anda sedang menjalani tes yang sesungguhnya. Carilah buku ujian IELTS dan duduklah dengan tenang. Buatlah suasana seperti Anda memang tengah menjalani ujian yang sebenarnya. Jawablah setiap pertanyaan yang ada pada buku dengan cepat. Akan lebih baik jika Anda menuliskan jawaban tersebut pada kertas sehingga Anda dapat fokus pada pertanyaan selanjutnya. Hal ini sangat berguna saat Anda menghadapi tes listening. Ingatlah, pada saat tes, waktu yang disediakan sangat singkat, sehingga Anda harus terbiasa menjawab dengan cepat pula.

3. Mencatat Skor
Catatlah skor yang berhasil Anda dapatkan sekaligus waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan 8 paket soal tersebut. Perhatikan grafik kenaikan nilai yang berhasil Anda peroleh. Dari sini, Anda dapat melihat pada bagian tes mana yang mempunyai nilai rendah. Itulah kelemahan Anda. Cobalah cari penyebabnya dan cara mengatasinya. Kemudian, ulangi lagi tes tersebut untuk mendapatkan kenaikan skor. Ingat, tipe soal-soal IELTS selalu sama, sehingga Anda bisa mendalami bagian tes mana yang mempunyai nilai rendah.

4. Jangan Terlena Soal Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda bukan berarti soal mudah. Bahkan, secara fakta banyak orang yang justru mempunyai nilai rendah pada soal pilihan ganda bagian listening. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba mencuri start untuk membaca soal sekaligus pilihan jawabannya terlebih dahulu saat instruktur sedang membacakan aturan main mengerjakan soal. Nah, pada saat instruktur sudah mulai membacakan soal, Anda masih teringat dengan pertanyaan sekaligus pilihan jawabannya, sehingga dapat dengan mudah menemukan jawaban yang benar.

5. Rekam Suara Sendiri
Dengan merekam suara sendiri, Anda dapat mendengar kembali suara Anda dan memeriksa grammar, kosakata, maupun pengulangan kata yang digunakan. Perbaiki kesalahan pada pengucapan yang Anda lakukan. Hindari pengulangan kata dan menggantinya dengan kosakat lain.

Itulah beberapa IELTS Reading Tips. Semoga bermanfaat!

Peluang Usaha Cemilan Di Jogja

Peluang Usaha Cemilan – Jogja merupakan sebuah kota yang menjadi tujuan utama dari banyak mahasiswa untuk mengambil studi di Universitas di Jogja. Terdapat puluhan Universitas yang mampu menampung ribuan mahasiswa baru tiap tahunnya. Tentunya hal tersebut sekarang ini menjadi sebuah murni365.com yang bisa dimanfaatkan. Pasar yang tersedia setiap tahunnya dan tentunya semakin berkembang bisa menjadi peluang besar jika dimanfaatkan dengan tepat. Tentunya dalam membangun sebuah usaha yang menjanjikan, hal tersebut sangatlah penting karena tanpa ada hal tersebut dalam arti di sini adalah perkembangan pasar, maka usaha kita akan tetap stagnan dan tidak akan berkembang.

Salah satu peluang untuk membuka usaha di Jogja yang dirasa cukup tepat adalah membuka toko cemilan. Peluang usaha cemilan di Jogja tentunya sangat bagus dan menjanjikan. Hal tersebut mengingat pola konsumtif mahasiswa akan produk cemilan yang begitu tinggi. Banyak mahasiswa yang biasanya cukup menggemari cemilan. Setidaknya mahasiswa akan membeli cemilan dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk memenuhi keinginan konsumtifnya. Memang cemilan tersebut sering menjadi pengisi untuk mahasiswa yang mengerjakan tugas dan lain sebagainya. Tentunya jika begitu maka usaha ini akan menjadi sebuah usaha yang meyakinkan.

Jika sudah begitu tentunya peluang usaha cemilan terbuka lebar di Jogja. Terlebih sekarang ini belum banyak orang yang menekuni bidang tersebut. jika sudah begitu maka kita juga jangan takut untuk memikirkan pesaing kita, karena tentunya pesaing kita sangat sedikit. Bahkan tidak jarang selama ini di beberapa toko cemilan yang sudah berdiri, banyak juga toko yang sampai kelebihan pembeli dan tidak bisa memenuhi kebutuhan akan konsumennya. Tentunya hal tersebut harus bisa anda tangkap sebagai sebuah peluang yang besar untuk mendirikan sebuah usaha yang menjanjikan. Dengan perhitungan yang tepat bukan tidak mungkin usaha tersebut bahkan akan melebihi dari ekspetasi yang anda pikirkan. Jadi mengapa anda harus merasa ragu lagi dengan peluang tersebut. jika tidak segera digarap maka anda tentu akan ketinggalan oleh orang lain.