Pendidikan

Tips Untuk Menggunakan Interactive Whiteboard Secara Efektif

Masalahnya saat ini adalah bahwa banyak guru masih berjuang untuk memahami potensi interactive whiteboard sebagai cara baru untuk mengajar dan meningkatkan hasil belajar siswa di kelas. Ketika semua orang bisa berkumpul dan menciptakan kumpulan ide untuk mendapatkan hasil maksimal dari papan tulis baru ini, saat itulah manfaat terbesar akan dirasakan.

Ketika Anda menggunakan papan tulis di kelas, ambil enam poin ini di papan tulis untuk memulainya dan menggunakannya sebagai dasar untuk membangun cara pengajaran Anda yang baru.

Berhentilah melihat papan tulis hanya sebagai alat bagi guru untuk menulis sesuatu. Interactive whiteboard adalah tentang keterlibatan siswa seperti halnya Anda mempresentasikan ide-ide Anda di kelas. Buat mereka menulis di papan tulis atau berinteraksi dengannya untuk meningkatkan keterlibatan mereka. Manfaatkan potensi yang ditawarkannya untuk menarik minat berbagai jenis pelajar.

Gunakan fitur screenshot pada interactive whiteboard. File-file ini yang Anda simpan saat Anda mengajar dapat diletakkan di web untuk ditinjau siswa di kemudian hari atau untuk Anda tinjau sebelum ujian. Ini memberi Anda kesempatan untuk membahas topik lama dengan mudah dan meninjau solusi dan pengajaran untuk bidang yang mereka hadapi.

interactive whiteboard

Interactive whiteboard menawarkan Anda jendela ke web di seluruh dunia. Gunakan alat-alat seperti Google maps, webcam, untuk membawa dunia yang mereka pelajari menjadi lebih hidup.

Alih-alih memikirkan pembelajaran statis, hidupkan sesuatu dengan menggunakan klip video dan suara selain hanya mengandalkan foto saja. Ini adalah cara lain untuk memperluas daya tarik pengajaran Anda kepada pelajar dari berbagai jenis.

Bersiaplah – pastikan Anda sudah memiliki semua rencana yang ingin Anda lakukan di papan tulis. Semakin lancar dan semakin cepat, semakin baik hasil belajarnya.

Menjadi kreatif – jangan dibatasi oleh apa yang telah Anda lakukan sebelumnya. Gunakan itu untuk membuat latar belakang kontekstual dalam kelas sejarah, buat klip video dari tulisan Anda untuk mengajar cara membentuk huruf, gunakan game online untuk membantu mereka belajar, bawa siswa ke dunia yang baru. Melotronic

5 Perbedaan CV Dan PT Yang Perlu Diketahui

Apa itu CV dan PT ? Kedua singkatan tersebut mungkin sudah tidak asing lagi. CV atau Comanditaire Venotschap dan PT atau Perseroan Terbatas. Keduanya ada di depan nama perusahaan yang banyak dijumpai dimana-mana. Sama-sama sebagai nama depan perusahaan, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan CV dan PT yang perlu diketahui :

1. Perbedaan Saat Dibentuk

CV dan PT sama-sama dibentuk oleh dua orang atau lebih. Perbedaannya adalah jika CV dibentuk oleh orang Indonesia saja sedangkan PT salah satu pendirinya boleh orang asing atau WNA. CV cenderung untuk perusahaan kecil sehingga paling banyak digunakan untuk usaha dalam negeri yang berskala kecil hingga skala besar. Sedangkan PT cenderung digunakan untuk perusahaan yang berskala besar.

2. Perbedaan Penggunaan Nama

Penentuan nama perusahaan sudah diatur oleh undang-undang. PT diatur dalam Pasal 16 UU No. 40 Tahun 2007 yang berisi “nama perseoran harus didahului dengan frasa “Perseoran Terbatas” atau disingkat PT.” Dalam hal ini nama perusahaan di belakangnya tidak boleh sama dengan PT lain yang sudah ada. Sedangkan pada pemberian nama CV tidak ada aturan khusus. Oleh karena itu bisa saja terjadi kesamaan dengan perusahaan lainnya.

3. Perbedaan Permodalan

Perbedaan CV dan PT terletak pada aturan dan sistem permodalannya. Tidak terdapat aturan khusus dalam permodalan terhadap CV. Bahkan besaran modal awal hingga selanjutnya tidak ada aturan khusus. Sedangkan permodalan pada PT diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 yaitu modal dasar minimal Rp 50.000.000 dengan 25% harus disetor  pada pendiri PT sebagai pemegang saham romadecade

4. Perbedaan Kepengurusan

CV memiliki dua kepengurusan yakni persero aktif dan persero pasif. Sedangkan PT harus memiliki minimal dua pengurus aktif yang bertindak sebagai direksi dan komisaris. Pengurus PT juga bisa menjadi pemegang saham atau sesuai dengan aturan awal saat didirikan. Pemberhentian kepengurusan pada PT juga dapat diberhentikan dalam rapat umum pemegang saham.

5. Perbedaan Kegiatan Usaha

PT dapat melakukan banyak kegiatan usaha sesuai dengan tujuan saat didirikan. Kegiatan usaha tersebut berupa nonfinansial dan khusus. Nonfinansial berupa perdagangan, pembangunan, industri, pertambangan, pertanian, jasa, dan lain-lain. Selain itu, ada kegiatan usaha khusus yang dijalankan oleh PT yakni pers, perfilman, radio, ekspedisi, dan sebagainya. Sedangkan CV hanya dapat melakukan kegiatan usaha yang terbatas pada bidang tertentu seperti perdagangan, pembangunan, industri, bengkel, dan sejenisnya.

Itulah 5 perbedaan CV dan PT. Sekarang jika menemui nama perusahaan dengan nama depan keduanya pasti sudah dapat membedakannya.

souvenir pernikahan

Perlengkapan Waktu serta Penentuan Tempat Rumah Adat Suku Sasak

Perlengkapan Waktu serta Penentuan Tempat Rumah Adat Suku Sasak

  • Perlengkapan untuk Membangun Rumah adat suku sasak

Perlengkapan yang perlu disiapkan untuk bangun rumah, salah satunya ialah:

Kayu-kayu penyangga Bambu Bedek,bambu untuk dinding Jerami serta alang-alang, dipakai untuk membuat atap Kotoran kerbau atau kuda, menjadi bahan kombinasi untuk mengeraskan lantai Getah pohon kayu banten serta bajur Abu jerami, dipakai menjadi bahan kombinasi untuk mengeraskan lantai

  • Waktu Pembangunan Rumah

rumah klasik

Rumah memiliki manfaat terpenting dalam kehidupan penduduk Sasak, oleh karenanya butuh perhitungan yang jeli mengenai waktu, hari, tanggal serta bulan yang baik untuk mengawali pembangunannya. Untuk mencari waktu yang pas, mereka berdasar pada papan warige yang berasal dari Primbon Tapel Adam serta Tajul Muluq. Oleh karena tidak kebanyakan orang memiliki potensi untuk memastikan hari baik, umumnya orang yang akan bangun rumah menanyakan pada pemimpin adat.

Orang Sasak di Lombok mempercayai jika waktu yang baik untuk mengawali mendirikan rumah ialah pada bulan ke-3 serta bulan ke dua belas penanggalan Sasak, yakni bulan Rabiul Awal serta bulan Zulhijjah pada kalender Islam. Ada pula yang memastikan hari baik berdasar pada nama orang yang akan bangun rumah. Sedang bulan yang sangat dijauhi (pantangan) untuk bangun rumah ialah pada bulan Muharram serta bulan Ramadlan. Pada ke-2 bulan ini, menurut keyakinan penduduk setempat, rumah yang dibuat condong mengundang musibah, seperti penyakit, kebakaran, susah rizqi, dan lain-lain. Dan proses pembangunan tidak meninggalakan konsep rumah klasik pada bangunan tersebut.

  • Penentuan Tempat

Tidak hanya masalah waktu baik untuk mengawali pembangunan Rumah klasik tersebut, orang Sasak ikut selektif dalam memastikan tempat tempat pendirian rumah. Mereka yakini jika tempat yang tidak pas bisa menyebabkan kurang baik pada yang menempatinya. Contohnya, mereka akan tidak bangun Rumah diatas sisa perapian, sisa tempat pembuangan sampah, sisa sumur, serta pada tempat jalan tusuk sate atau susur gubug. Diluar itu, orang Sasak akan tidak bangun rumah bersimpangan arah serta ukurannya berlainan dengan rumah yang lebih dulu ada. Menurut mereka, melanggar rancangan itu adalah tindakan menantang tabu (maliq-lenget). ari-up.com

Contoh Teks Anekdot Dalam Makalah Pendidikan

Contoh Teks Anekdot Dalam Makalah Pendidikan – Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan contoh teks anekdot dalam makalah pendidikan. Moore dan Stuttard (1979) menunjukkan bahwa seperti kebanyakan keluarga kucing lainnya, termasuk kucing piaraan, kucing dalam eksperimen Guthrie dan Horton melakukan perilaku menggosok dan mengendus yang bersifat naluriah dan biasanya dilakukan saat kucing “menyambut” kucing lain (yang dikenalinya) atau manusia yang dikenalinya. Para periset ini mengamati bahwa kucing menunjukkan perilaku stereotip yang konsisten seperti yang dilaporkan oleh Horton dan Guthrie (1946) bahkan ketika tindakan menggosok-gosokkan badannya ke tuas tidak menghasilkan penguatan atau perubahan dalam kondisi stimulus apapun.

Contoh Teks Anekdot Dalam Makalah Pendidikan

Dalam makalah ini terdapat contoh teks anekdot yang disusun sesuai dengan struktur dan kaidah yang berlaku. Asosiasi antara kondisi yang menstimulasi dengan gerakan terus menerus dibuat. Asosiasi itu dapat berupa antara stimuli eksternal dengan respons nyata atau antara stimuli yang diproduksi gerakan dengan respons nyata. Asosiasi ini akan terus berlanjut sampai respons yang sama terjadi ketika ada stimuli lain atau sampai stimuli yang sama terjadi namun responsnya tidak terjadi karena ada hambatan . Dalam situasi belajar yang terstruktur, seperti dalam kotak teka teki, lingkungan ditata sedemikian rupa sehingga menjadi perubahan tiba-tiba dalam stimulasi setelah respons tertentu dilakukan. Misalnya jika kucing menekan tuas, pintu akan terbuka keluar dan ia bisa keluar.

Asosiasi paling akhir sebelum perubahan mendadak itu adalah asosiasi antara stimulus dan respons dalam kotak yang memungkinkan hewan itu keluar. Dari teoritisi-teoritisi yang sudah kita bahas sampai saat ini, teori Guthrie adalah teori yang paling mirip dengan teori watson. Watson atau Guthrie bukan teoritisi penguatan. Watson percaya bahwa semua proses belajar dapat dijelaskan menggunakan hukum kontiguitas dan frekuensi. Perbedaan utama antara teori watson dengan guthrie adalah watson menerima hukum frekuensi sedangkan Guthrie tidak. Penyusunan contoh teks anekdot ini dibuat dengan urut dan juga rapi.

Namun ia sangat terpengaruh oleh teori evolusi yang dikembangkan oleh Charles Darwin. Bagi Hull, seperti halnya teori evolusi, semua fungsi tingkah laku bermanfaat terutama untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu, teori Hull mengatakan bahwa kebutuhan biologis dan pemuasan kebutuhan biologis adalah penting dan menempati posisi sentral dalam seluruh kegiatan manusia. Asosiasi antara stimulus dan respons terjdi hanya karena keduanya terjadi bersama-sama. Demikianlah contoh teks anekdot yang dapat saya bagikan.

Kalimat Majemuk Bertingkat dan Penerapannya Dalam Makalah

Kalimat Majemuk Bertingkat dan Penerapannya Dalam Makalah – Pada pembahasan kali ini akan menjelaskan tetntang kalimat majemuk bertingkat dan penerapannya dalam makalah. Jadi classical conditioning sebagai pembentuk tingkah laku melalui proses persyaratan (conditioning process). Dan Pavlov beranggapan bahwa tingkah laku organisme dapat dibentuk melalui pengaturan dan manipulasi lingkungan. Untuk memahami eksperimen-eksperimen Pavlov perlu terlebih dahulu dipahami beberapa pengertian pokok yang biasa digunakan dalam teori Pavlov sebagai unsur eksperimennya. Unconditioned Stimulus (US), yaitu perangsang yang memang secara alami, secara wajar, dapat menimbulkan respon pada organisme, misalnya: makanan yang dapat menimbulkan keluarnya air liur pada anjing.

Kalimat Majemuk Bertingkat dan Penerapannya Dalam Makalah

Dalam makalah ini terdapat kalimat majemuk bertingkat yang disusun dengan urut dan rapi. Conditioned Stimulus (CS), yaitu perangsang yang secara alami, tidak menimbulkan respon, misalnya: bunyi bel, melihat piring, mendengar langkah orang yang biasa memberi makanan. (UR), yaitu respon yang ditimbulkan oleh perangsang tak bersayarat. Response (CR), yaitu respon yang ditimbulkan oleh perangsang bersyarat. Anjing yang telah dioperasi kelenjar ludahnya, untuk keperluan pengukuran sekresi ludahnya, dibiarkan lapar terlebih dahulu. Setelah itu bel dibunyikan anjing benar-benar mendengarkan bunyi bel tersebut. Setelah bel berbunyi selama 30 detik makanan diberikan, maka terjadilah refleks pengeluaran air liur.

Setelah diulang sebanyak 32 kali ternyata bunyi bel saja telah dapat menyebabkan keluarnya air liur dan pengeluaran air liur bertambah deras jika makanan diberikan. Menurut Pavlov makanan tersebut berfungsi sebagai penguatan yang disebut Reinforcement yang disingkat Ri, karena memperkuat refleks bersayarat dan menimbulkan respon yang lebih kuat daripada refleks bersyarat. Dari bagan di atas, dapat dijelaskan bahwa : bunyi bel (CS) diberikan bersama-sama dengan makanan (US) dapat menimbulkan keluarnya air liur (Respon = UR). Dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat struktur dan kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan.

Demikianlah diulang-ulang sampai dengan 32 kali tetap dapat menyebabkan keluarnya air liur. Dan bahkan bunyi bel (CS) saja tanpa diberi makanan (US) sudah menimbulkan keluarnya Respon (CR). Dalam Classical Conditioning UR dan CR harus selalu respon yang sejenis, tetapi tingkatannya bahwa CR adalah lebih kecil daripada UR. Pavlov menemukan bahwa jumlah tetes air liur yang ditimbulkan US selalu lebih banyak daripada air liur yang ditimbulkan oleh CS. Oleh karena itu urutan pemberian CS dan US kepada organisme memegang peranan penting dalam proses belajar. Demikianlah penjelasan tentang kalimat majemuk bertingkat.Terima kasih.

Kalimat Majemuk Bertingkat (Pengertian, Jenis, dan Contoh)

Kalimat Majemuk Bertingkat (Pengertian, Jenis, dan Contoh) – Kali ini saja akan menjelaskan tentang pengertian kalimat majemuk bertingkat, jenis jenisnya, dan contoh kalimatnya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak pada artikel ini. kalimat majemuk ini merupakan gabungan dari kalimat tunggal yang jumlahnya satu atau lebih dengan susunan induk kalimat beserta anak kalimat. Induk kalimat merupakan bagian paling utama dalam kalimat karena hal yang ingi dijelaskan serta dapat berdiri sendiri. Sedangkan anak kalimat merupakan pendukung dari induk kalimat sehingga tidak dapat berdiri sendiri. Untuk letak induk kalimat dapat berada didepan anak kalimat maupun dibelakang mengikuti anak kalimatnya.

Kalimat Majemuk Bertingkat (Pengertian, Jenis, dan Contoh)

Dalam pembahasan ini saya akan jelaskan kalimat majemuk bertingkat secara detail dan lengkap. Kalimat majemuk tersebut dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu kalimat majemuk hubungan waktu, tujuan, syarat, perumpaan atau perbandingan, sebab akinat, ppertentangan atau perlawanan, cara, penjelas, atribut, pengandaian. Dan konsensif. Untuk kalimat majemuk hubungan waktu menggunakan kata hubung atau konjungsi seperti sejak, sebelum, manakala, ketika, sewaktu, setelah, sesudah. Misalnya sikapnya menjadi pemarah, sejak ia mengena alkohol dan narkoba. Contoh contohnya tersebut menggunakan kata hubung yang menyataan waktu.

Selanjutnya terdapat kalimat majemuk bertingkat hubungan tujuan. Kalimat ini dihubungkan dengan kata supaya dan agar. Misalnya kakak mengenakan sepatu hak tinggi agar terihat lebih tinggi, agar terlihat gemuk, kakak mengenakan baju berlapis, ibu membelikan adik mainan agar ia merasa senang. Selanjutnya terdapat kalimat majemuk hubungan syarat. Kalimat ini memiliki kata hubung yaitu asalkan, jika, seandainya, dan apabila. Misalnya kami akan pergi rekreasi jika nilai kami semua bagus bagus, ia tidak bersalah jika tindakannya itu benar, aku diperbolehkan pergi asalkan pulang tepat waktu. Kemudian adapula kalimat majemuk hubungan perbandingan atau perumpamaan. Kalimat ini dihubungkan dengan kata bagaikan, ibarat, seperti, laksana, dan daripada.

Misalnya toko itu lebih besar daripada toko disebelahnya, memberi lebih baik daripada menerima. Lalu adapula kalimat majemuk bertingkat hubungan sebab akibat. Kalimat ini memili kata hubung yaitu oleh karena itu dan sehingga. Misalnya kami belajat dengan giat sehingga mendapatkan nilai yang bagus, suarau merdu sekali sehingga setiap orang yang mendengarnya sekaan tersihir oleh suaramu itu. Setelah itu adapula kalimat majeuk hubungan perlawanan atau peprtentangan. Kalimat ini memiliki kata hubung yakni kenyataanna, padahal, dan faktanya. Demikianlah penjelasan mengenai kalimat majemuk bertingkat. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Contoh Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Makalah

Contoh Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Makalah – Kali ini saya akan membagikan contoh teks prosedur kompleks dalam pembuatan makalah. keluarga adalah media pembelajaran terpenting selain sekolah, karena dalam keluarga peserta didik dapat belajar mengenai dasar kehidupan, bertatakrama dan norma. Didalam keluarga kunci keharmonisan adalah komunikasi dan hormat menghormati antara anggota keluarga, namun kerap dijumpai pula keluarga yang tidak harmonis karena terlibat pertengkaran dan tidak jarang pula pertengkaran itu melibatkan anak dan orang tua. Terjadinya kesalahan pahaman juga merupakan faktor tejadinya masalah keluarga, disaat keluarganya mengalami permasalahan itu akan menimbulkan dampak buruk bagi peserta didik.

Contoh Teks Prosedur Kompleks Dalam Pembuatan Makalah

Dalam pembahasan ini terdapat contoh teks prosedur kompleks dengan struktur yang benar. Peserta didik akan terbebani oleh masalah pada saat kegiatan beajar mengajar berlangsung. Masalah yang timbul dalam kegiatan belajar mengajar seperti diatas harus segera diatasi dan diselesaikan karena jika tidak akan berdampak buruk bagi kegiatan pembelajaran. Guru sebagai fasilitator pendidikan mestinya sigap dalam menyelesaikan masalah. permasalahan keluarga sangatlah rumit karena iini menyangkut privasi peserta didik, komunikasi adalah kunci keberhasilan dalam menyelesaikan permasalahan keluarga. Guru hendaknya dapat mengidentifikasi permasalahan yang timbul dengan menanyai secara halus, mencoba untuk menjaga suasana tanya jawab tetap kondusif.

Ketika sudah menemukan titik permasalahan hedaknya guru memberikan saran atau maasukan positif mengenai apa yang harus diperbuat si murid dalam keluarganya tersebut. Murid pun haarusnya juga harus bsa membedakan mana yang positif dan negatif, saat didalam eluarga urid haruslah bisa berkomnikasi dengan baik dan saling hormat meghormati antar anggota keluarga agar tercipta kondisi yang harmonis hendaknya guru sebagai panutan muridnya haruslah bersifat bijak, berfikir tenang dan mengidentifikasi kenapa muridnya bosan dalam kelas. Guru hendaknya membangun komunikasi dengan murid muridnya agar tercipta kegiatan pembelajaran yang harmonis. Dalam contoh teks prosedur kompleks ini terdapat kaidah kebahasaan yang digunakan.

Setelah guru mengetahui permasalahan yang terjadi didalam pembelajaran hendaknya guru dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Dalam setiap kegiatan pembelajaran pastilah selalu ada masalah, guru haruslah bijak dan cermat dalam mengidentifikasi, dan menyelesaikan permasalahan tersebut agarr tercipta kegiatan pembelajaran yang nyaman dan kondusif. Setiap permasalahan memiliki jalan keluar dan guru hendaknya ikut berpartisipasi dan ikut membantu agar capat terslesaikannya permasalahan yang timbul tersebut. Demikianlah contoh teks prosedur kompleks yang dapat saya bagikan. Terima kasih.